Belakangan, popularits dari burung cinta alias LOVE BIRD melesat sangat cepat...
Kebutuhan akan burung yang sangat romantis ini sangat tinggi, namun produksinya hingga saat ini masih belum mencukupi. Dan akibatnya harga melambung tinggi.
Alasan diatas yang memicu pedagang untuk mengimpor love bird, namun harga menjadi tidak terjangkau..
di sebuah kota kecil yang bernama MUNTILAN, ternyata ada seorang bapak berusia setengah abad bereksperimen dengan love bird.
nah,,, sekarang ane mau berbagi cerita keadaan di peternakan love bird yang diklaim sebagai peternakan love bird terbesar di kedu.
jadi...
rencananya ane mau liat2 love bird di pasar burung, trus.... ane di tunjukin rumah peternak itu...
namanya Bp Sonny.
dia peternak perkutut juga, di muntilan terkenal dengan nama Soni Kutut.
lanjut,,,,
sampe dirumah, ane ngeliat ratusan kandang yang ukurannya gede,,, model2 kandang umbaran gitu,,,,
setelah ketemu dengan peternaknya langsung, ane di ajarin pelihara love bird dengan cara konvensional, yang menurut dia sebagai metode kuno....
ya..
cara yang biasa, yaitu dengan membiarkan telur dierami oleh sang induk, kemudian di loloh oleh induk, dan dewasa bersama induk.
trus ane tanya,,,
emang ada metode baru yang beda???
dia jawab, ADA!!!
jadi selama 7 tahun terakhir beliau bereksperimen dengan love bird...
dengan biaya yang tidak sedikit, ditemukanlah metode yang dapat meningkatkan produksi dari love bird...
yaitu dengan MELOLOH PIYIK...
hebatnya, yang diloloh itu piyik yang baru aja menetas,,,,
ntar deh ane kasi potonya, biar ga dianggap hoax...
ga ada namanya :hoax:hoax
jadi, setelah love bird bertelur, langsung diambil telurnya, ditaruh di mesin tetas....
ditunggu sampe menetas, trus di loloh pake tangan sampe si love bird besar...
menurut dia, ada banyak kelebihan dari metode barunya, antara lain:
1. jelas lebih jinak dibanding dengan yang diloloh induknya
2. produksi dari love bird sangat meningkat.
3. umur 5 bulan pasti sudah bisa produksi, padahal biasanya 9 bulan!
4. jumlah telur lebih banyak yaitu 5 atau 6 telur dan semua telur yang terbuahi menetas. bila dibandingkan cara kuno yang hanya bisa menetaskan antara 1 hingga 2 piyik cara ini sangat ampuh...
5. frekuensi produksi lebih singkat, yaitu hanya sekitar 20 hari sekali induk bertelur, sedangkan cara kuno setiap 70 hari sekali.
dari semua keuntungan yang ada bila dikalkulasi sendiri, peningkatannya sangat tajam..
semua ini akan mengurangi jumlah pengimporan love bird dan akan menyimpan devisa negara tercuinta kita...
hehehehehe
sekian dulu ya,,,
capek ngetiknya,, ntar kalo ada tambahan berita ane update...
yang punya inpo apapun bisa dishare disini, ntar ane taruh link di page one..
oia kalo mau taw lokasi dari peternakannya :
JL. M. Yusuf No 4 Muntilan, Jawa Tengah
gambarnya gan...
Monday, February 14, 2011
Ternak LoveBird dengan Metode Baru
Posted by CACTUSANDTURTLE CORP on 6:55 AM
Lebih lengkapnya silahkan klik
atau
9 comments:
berapaan harga sepasangnya utk ternak jg????
kandangnya gmn modelnya???
Harga standar koq..
kalo kandang bisa dateng n liat aja...
alamat peternak lb di muntilan :
jl. m. yusuf no 4 muntilan.
kalo saya sendiri masi pake kandang bekas perkutut,
mas muntilane sisih endi kui...alamat dusune wae.....
Dusun Kenatan
tanya aja soni kutut
se muntilan tau semua kok
mas. sy da cba menetaskan telur kedlm mesin penetas, dari 4telur, yg menetas hnya 2telur , tapi setelah 2hari piyik lb mati . yg jadi prtnyaan. gmna cara meloloh piyik lb yg baru lahir ? wktu sy loloh dengan susu bayi. trs pnempatanya sy taruh kedlm snkar harian ada lmpu 5watt , apakah salah.? klo ya . apakah hrus ditaruh kedlam mesin penetas? terus sampai umur berapa piyik lb di kluarin dari mesin penetas.. ? buat temen2 yg da brhsil dengan metode ini.. mohon informasinya.. terimakasih..
beli mesin penetas telur love bird di mana om....?
mas mau tanya harga untuk 1 ekor lovebird kacamata warna standart berapa...trims
mantapgan caranya
wah mantab iku
Post a Comment